Sejarah Asal Mula Kartu Remi

Semua orang mengenal kartu remi hanya dari sebuah permainan yang di buat taruhan, permainan itu pun tak lain kebanyakan dari poker, blackjack dan lainnya. Namun apakah anda tahu dari mana datangnya kartu remi ini? dan bagaimana bisa sampai ke tangan kita untuk dimainkan sehingga bisa di mainkan hingga sekarang bahkan dalam situs judi online. Perlu di ingat Jauh sebelum adanya di buat taruhan, kartu ini sudah di kenal zaman masa dulu tapi belum di buat dalam permainan taruhan melainkan yaitu sebuah alat permainan yang umum di gunakan sebagai hiburan saja di kalangan kerajaan dan rakyatnya.

Menurut W.H. Wilkinson, seseorang antropolog amerika, kartu remi ditemukan oleh bangsa China. Berdasarkan buku Science and Civilization in China, karya Joseph Needham, kartu remi ditemukan pada awal abad ke-9 pada masa Dinasti Tang. Hal ini ketahuan dari tulisan Su E yang adalah penulis di era Dinasti Tang yang mendeskripsikan tentang Putri Tongchang, putri dari Kaisar Yizong yang memainkan “permainan kartu lembaran” pada 868 dengan Wei Clan yang berasal dari keluarga suami sang putri. Pada abad 11 permainan ini bisa ditemukan di sepanjang benua Asia.

Kartu-kartu remi pada awalnya dibuat dengan tangan yang akibatnya harganya benar benar mahal serta ukurannya pun lebih besar di bandingkan ukuran kartu yang ada saat ini. Hanya kaum elit yang bisa memainkannya maka beberapa penduduk mengaitkan kartu remi dengan kaum kelas atas. Tidak hanya diperlukan kartu permainan, ada peristiwa di mana kartu-kartu ini juga dimanfaatkan buat cartomancy yaitu sejenis ramalan yang memakai kartu. Kartu Tarot yang ternama dimanfaatkan dalam cartomancy sebenarnya juga dipakai sebagai kartu permainan di banyak tempat di Eropa.

Permainan kartu selanjutnya tersebar ke seluruh Asia, termasuk juga diadopsi oleh pemerintahan Islam, Mamluk di mesir di abad ke-14. Saat itu Mamluk yang mulai menggunakan kartu banyaknya 52. 10 card diwakili angka 1 – 10, lalu King atau malik, selanjutnya na’ib malik atau Deputy King, dan thani na’ib (setingkat di bawah Deputy).

Karena kerajaan Islam sempat menaklukan Eropa, maka permainan kartu pun ikut Tersebar. Perancis yang Pertama membagi kartu jadi sekop (spade), hati (heart), wajik (diamond), dan keriting Klub( Malik, na’ib malik, dan thani na’ib diadaptasi jadi King, Queen, dan Jack. Maknanya pun ikut beralih sesuai kepercayaan bangsa-bangsa kulit putih.

Kartu remi hasilnya berkembang jadi permainan sejuta umat dengan beraneka variasi cara main-main mulai dari poker, 41, cangkul, sampai yang dilombakan di beraneka perlombaan tingkat nasional ataupun internasional, bridge. Biar makin seru, amat sering Beberapa orang yang memainkan permainan kartu menggunakan taruhan uang yang hasilnya dianggap sebagai judi.